Rabu, 24 November 2010

Gejala Osteoartritis (OA) dan Pengobatannya

Penyakit ini bisa tanpa gejala (asimptomatik) artinya walaupun menurut hasil X-ray hampir 70 persen manula lebih 70 tahun dideteksi menderita penyakit OA, tetapi hanya setengahnya mengeluh, sedangkan selebihnya normal. Berikut ini tanda tanda serangan Osteoartritis / OA :
  1. Persendian terasa kaku dan nyeri apabila digerakkan .Pada mulanya hanya terjadi pagi hari, tetapi apabila dibiarkan akan bertambah buruk dan menimbulkan rasa sakit setiap melakukan gerakan tertentu , terutama pada waktu menopang berat badan, namun bisa membaik bila diistirahat kan . Pada beberapa penderita , nyeri sendi dapat timbul setelah istirahat lama,misalnya duduk di kursi atau di jok mobil dalam perjalanan jauh. Terkadang juga dirasakan setelah bangun tidur di pagi hari.
  2. Adanya pembengkakan/peradangan pada persendian (Heberden’s dan Bouchard’s nodes). Persendian yang sakit berwarna kemerah-merahan.
  3. Kelelahan yang menyertai rasa sakit pada persendian
  4. Kesulitan menggunakan persendian
  5. Bunyi pada setiap persendian(crepitus). Gejala ini tidak menimbulkan rasa nyeri, hanya rasa tidak nyaman pada setiap persendian (umumnya lutut)
  6. Perubahan bentuk tulang.Ini akibat jaringan tulang rawan yang semakin rusak, tulang mulai berubah bentuk dan meradang , menimbulkan rasa sakit yang amat sangat.
FAKTOR RESIKO;
  1. Usia diatas 50 tahun.
  2. wanita
  3. Kegemukan
  4. Riwayat immobilisasi
  5. Riwayat trauma atau radang di persendian sebelumnya.
  6. Adanya stress pada sendi yang berkepanjangan,misalnya pada olahragawan.
  7. Adanya kristal pada cairan sendi atau tulang .
  8. Densitas tulang yang tinggi
  9. Neurophaty perifer
  10. faktor lainnya : ras, keturunan dan metabolik.
PENCEGAHAN OA (Osteoartritis)
Dengan mengeleminir faktor predisposisi di atas. Sebagai tips, lakukan hal-hal berikut untuk menghindari sedini mungkin anda terserang OA (Osteoartritis) atau membuat OA anda tidak kambuh yaitu dengan;
* Menjaga berat badan
* Olah raga yang tidak banyak menggunakan persendian
* Aktifitas Olah raga sesuai kebutuhan
* Menghindari perlukaan pada persendian.
* Minum suplemen sendi
* Mengkonsumsi makanan sehat
* Memilih alas kaki yang tepat dan nyaman
* Lakukan relaksasi dengan berbagai tehnik
* Hindari gerakan yang meregangkan sendi jari tangan.
* Jika ada deformitas pada lutut, misalnya kaki berbentuk O, jangan dibiarkan. hal tersebut akan menyebabkan tekanan yang tidak merata pada semua permukaan tulang.
DIAGNOSIS Osteoartritis
Curigai pada manula dengan gejala OA dan lakukan pemeriksaan Xray foto pada sendi yang dikeluhkan, khusus untuk lutut pemeriksaan dilakukan posisi berdiri dan kedua lutut diperiksa untuk pembanding.
Pada foto xray penderita OA kita bisa jumpai adanya osteofit pada pinggir sendi, penyempitan rongga sendi,peningkatan densitas tulang subkhondral, kista pada tulang subkhondral, cairan sendi. Pada pemeriksaan laboratorium penderita OA normal, tapi diperlukan untuk membedakan dengan penyakit lain.
Pada kasus OA dengan cairan sendi berlebihan diperlukan pemeriksaan analisis cairan sendi untuk membedakan dengan OA yang terinfeksi, karena pada OA analisis cairan sendi jernih, kental, sel darah putih < 2000/mL
PENGOBATAN OSTEOARTHRITIS
  1. Edukasi pasien :  menjaga berat badan yang seimbang merupakan faktor yang bisa membantu seorang pengidap OA untuk mengurangi pergesekkan pada sendi. Sehingga konsultasi dengan ahli gizi untuk membentuk pola makan yang sehat menjadi amat perlu
  2. Obat nyeri
  3. Excercise, menghilangkan kekakuan dan lingkup sendi lebih luas.
  4. Suplemen sendi : Glukosamin dan Chondroitin , masing-masing memiliki fungsi yaitu : Chondroitin sulfat berguna untuk merangang pertumbuhan tulang rawan dan menghambat perusakan tulang rawan.Glukosamin adalah pembentukan proteoglycan, bekerja dengan merangsang pembentukan tulang rawan, serta menghambat perusakan tulang rawan.
  5. Pemberian injeksi hyaluronic acid
  6. Artroskopi debridement, suatu prosedur tindakan untuk diagnosis dan terapi pada kelainan sendi dengan menggunakan kamera, dengan alat ini dokter melakukan pembersihan dan pencucian sendi, selain itu dokter dapat melihat kelainan pada sendi yang lain dan langsung dapat memeperbaikinya.
  7. Penggantian sendi (THR), prosedur ini dilakukan pada kasus stadium lanjut (3dan 4). Setelah operasi pasien dapat berjalan kembali dengan tanpa rasa nyeri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Belantara Dunia FB ( masuk pake ID FB ajah )

Belantara Dunia Maya